Awal Ramadan, Harga Cabai di Tuban Melambung Tajam Tembus Rp 100 ribu Rupiah Perkilogram
TUBAN, iNewsTuban.id - Awal bulan suci Ramadan, harga cabai di Pasar Tradisional Kabupaten Tuban, Jawa Timur, meroket tajam. Cabai rawit merah kini tembus Rp 100 ribu per kilogram.
Lonjakan harga bahan pokok ini sejak menjelang ramadan mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Salah satunya terpantau di Pasar Tradisional di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Tuban.

Komoditas yang mengalami kenaikan paling signifikan adalah cabai. Harga cabai rawit merah yang sebelumnya berada di angka Rp 60 ribu per kilogram, kini melonjak drastis menjadi Rp 100 ribu per kilogram.
Tak hanya itu, cabai hijau yang sebelumnya dijual Rp 30 ribu, kini naik menjadi Rp 40 ribu per kilogram.
Sementara cabai keriting yang semula berkisar Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu, kini ikut merangkak naik menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

Kemudian cabai campur rawit merah dah hijau berada di kisaran Rp 60 ribu rupiah perkilogramnya.
Para pedagang mengaku kenaikan harga sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir, terutama setelah tradisi megengan yang menandai datangnya bulan suci Ramadan.

“kalau cabai rawit merah 100 (ribu). kalau bluter 40 (ribu). hijau... hijau lalap 45 (ribu). 60-an (ribu). oh, menjelang ramadan ya. ada tiga harian? enam hari sudah. iya. stoknya ada, cuma naik gitu ya, memang banyak yang butuh gitu ya. habis megengan sudah... habis megengan ya, rata-rata menyambut itu ya,” ujar Rumiatun, penjual cabai .
Kenaikan harga cabai ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga mendekati hari raya Idul Fitri, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Para pedagang berharap harga bisa segera stabil agar daya beli masyarakat tidak semakin tertekan di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan ramadan.

Editor : Prayudianto