get app
inews
Aa Text
Read Next : Usai Alami Kejang dan Sesak Nafas, Calon Taruni Akpol asal Pangkep Meninggal

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

Jum'at, 06 Maret 2026 | 08:21 WIB
header img
Tim Badan Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX bekerja sama dengan PT Semen Tonasa melakukan kajian dinding Leang prasejarah di Bulu Sipong 4, Pangkep, Sulawesi Selatan.

Selain flora, Taman Kehati dan Geopark Bulu Sipong juga menjadi habitat alami bagi 41jenissatwa liar yang terdiri dari 37 jenis burung, 2 jenis primata, serta 1 unggas dan 1 reptil. 

Adapun total jumlah satwa yang berhasil terpantau hingga 2025 sebanyak 869 ekor, termasuk monyet dare (macaca maura) dan tarsius yang merupakan primata endemik lokal yang dilindungi.

Vita Mahreynimenambahkan, Taman Kehati dan Geopark Bulu Sipongmenjadi pelindung bagikeanekaragaman hayati yangberperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem alam. 

 

 

Pada 2025, Taman Kehati dan Geopark Bulu Sipong mencatatkan nilai Indeks Kehati Flora sebesar 1,54, atau naik dari periode 2020 sebesar 1,38. Indeks Kehati Fauna juga tercatat naik menjadi 2,85 dari sebelumnya 2,51 pada 2020.

”Kenaikan nilai Indeks Kehati Taman Kehati dan Geopark Bulu Sipong menunjukkan lingkungan kawasan Bulu Sipong yang semakin asri dan menjadi benteng pelindung bagi kelestarian keanekaragaman hayati dan warisan arkeologi di dalamnya. Atas inisiatif strategis ini, SIG dan PT Semen Tonasa mendapat apresiasi dan kehormatan sebagai narasumber pada forum internasional SPAFA International Conference on Southeast Asian Archaeology and Fine Arts (SPAFACON)2024 dan Indonesia Geopark Leader Forum 2025 untuk memaparkan program perlindungan situs Bulu Sipong serta program perlindungan Kehati,” ujar Vita Mahreyni. 

Editor : Prayudianto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut