get app
inews
Aa Text
Read Next : Pasca Banjir, BPBD Tuban Kebut Pembersihan

Warga Tuban Antre Berjam-jam Akibat Kelangkaan LPG 3 Kilogram

Senin, 06 April 2026 | 16:02 WIB
header img
Warga saat mengantre sejak pagi hari di sebuah pangkalan tabung elpiji di sebuah Pangkalan di Jalan Panglima Sudirman, Tuban.

“ini lagi antre lpg, lagi langka. terus eh gimana solusinya bisa normal? kan kasihan sama warga-warga yang rumah tangga yang gak punya apa... lpg. kelangkaannya sudah mau satu minggu. ini aku antre sampai pagi sampai sekarang belum... belum ada. jam delapan tadi, kan jam sembilan datang. ternyata sampai sekarang belum... belum dapat. terus gimana pemerintah eh... bisa... apa normal ya gitu... lpg butuh... untuk masak, butuh... untuk warung-warung gitu loh, kasihan. delapan belas. delapan belas kalau di sini. tapi langka. iya langka, langkanya ya dari pusat. iya. tempat lain ya orang banyak kan ya lain-lain harganya. ada yang dua tiga (23 ribu), ada yang dua lima (25 ribu). gitu. yang lainnya gak tahu. yang tahu saya itu dua tiga, dua lima,” ungkap Juarti, warga .

Tidak hanya ibu-ibu, kaum laki-laki juga terlihat ikut mengantre demi mendapatkan gas LPG.

 

 

“jam 8 sampai sekarang. ya sangat sulit gas. sekitar 5, 4 hari.ya ke toko-toko apa itu, madura ya di semanding itu, tapi jarang ya dapat. iya, iya. ya harapannya kalau bisa lancar ya lancar, gimana ya caranya pemerintah bisa lancar normal kayak biasanya. enggak pernah, saya sempat diantar, ini setiap satu minggu dua kali mengantar ini, saya kalau 20 kadang 15, gitu. tapi sekarang 2 saja sudah kesulitan,” kata Safi’i.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk menormalkan distribusi LPG 3 kilogram. Mengingat gas bersubsidi ini menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat kecil, terutama untuk keperluan rumah tangga dan usaha kecil.

Kelangkaan yang berlarut-larut dikhawatirkan akan memicu keresahan di tengah masyarakat jika tidak segera ditangani.
 

Editor : Prayudianto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut