Petani Tuban Lestarikan Tradisi Wiwitan Jelang Panen Padi

Vian
Petani saat meletakkan ayam panggam dan sesajen lainnya di sebuah pundung, dipinggiran tanaman padi yang menghampar hijau.

TUBAN, iNewsTuban.id - Menjelang masa panen, warga Kabupaten Tuban rutin menggelar tradisi wiwitan. Sebuah tradisi tasyakuran sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen padi yang diharapkan melimpah. 

Dalam tradisi ini, warga memasak ayam panggang utuh, nasi bucu atau tumpeng, serta sesajen yang dipersembahkan kepada Dewi Sri, Dewi kesuburan dalam kepercayaan Jawa.

 

 

Menjelang masa panen padi, masyarakat di Desa Temayang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, masih setia menjaga tradisi leluhur yang dikenal dengan nama Wiwitan.

Tradisi ini menjadi simbol doa dan harapan para petani agar hasil panen padi nantinya melimpah dan berkah. Seperti yang dilakukan oleh Tumiyati (50) bersama suaminya Rustam (57).

Sejak dini hari, Rustam sudah mulai menyiapkan ayam panggang utuh, nasi yang dibentuk menyerupai gunung atau tumpeng, aneka sayuran urap/ serta berbagai sesajen lainya.

 



Editor : Prayudianto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network