Arus Mudik, Jalur Lingkar Selatan Tuban Rusak Parah, Jadi Ancaman Pemudik Lebaran
Jalur sepanjang kurang lebih 21 kilometer yang melingkar di selatan Kabupaten Tuban ini juga kerap menjadi jebakan bagi kendaraan bermuatan berat.
Tak jarang, kendaraan truk atau pick up mengalami patah as roda akibat kondisi jalan yang rusak.
Mirisnya, karena belum ada perbaikan menyeluruh, sejumlah warga yang tinggal di sekitar jalan tersebut berinisiatif menambal lubang dengan material batu kapur secara swadaya.

Namun upaya tersebut hanya bersifat sementara. Ttingginya volume kendaraan yang melintas membuat tambalan jalan kembali rusak dalam waktu singkat.
“sudah lama, sudah diperbaiki... tapi rusak lagi, terus rusak terus. iya, saya belikan. satu... satu kol (mobil pickup). rusak lagi, besoknya rusak lagi. terus rusak terus ini. banyak. rodanya, langsung apa... sempal (patah/lepas) langsung. patah, iya patah. ya, harapannya ya mau itu, disuruh apa... diperbaiki. biar nggak... biar nggak ada yang laka (kecelakaan) lagi. sering. empat kali kali (mungkin). ya sepeda, sepeda juga,” ungkap Ramani, warga sekitar.

Editor : Prayudianto